Jumat, 19 Agustus 2011

Pelukis Ajaib Dunia, Kieron Williamson

Laku keras
Lukisan karya Kieron memang indah, torehan dan goresan kuasnya begitu meyakinkan, baik di atas kertas maupun kanvas. Bisa lembut tipis, bisa pula tegas keras. Penuh warna dan kaya pencahayaan. Semua itu mampu menciptakan sudut pandang, bayangan, dan pantulan sinar yang mengagumkan dalam setiap lukisannya. Kieron sangat piawai, karyanya benar-benar dahsyat dan mendunia.
Obyek lukisanya pun beragam ada pemandangan pantai, pelabuhan, perahu, gereja, kincir angin, semak belukar, sudut kota, dan sebagainya. Semua tampak hidup dengan aneka warna yang alami. Padahal usia Kieron masih belia, baru delapan tahun. Ia mulai giat melukis ketika berusia lima tahun.
Kieron dan karya lukisannya
Yang lebih mengagumkan, setiap lukisan karya Kieron diburu para kolektor. Para kolektor itu datang dari Jepang, Kanada, dan Negara-negara Eropa. Dalam sekali pameran, lukisan Kieron langsung ludes terjual. Satu lukisan bisa laku 1.000 euro (Rp 14.000.000,00). Ia pun meraup 17.000 Euro (Rp 243.000.000) untuk 17 lukisannya.
Berkat Liburan
Pada awalnya, bentuk lukisan Kieron masih sangat sederhana. Hanya berupa coret-coret. Seperti anak-anak lainnya, ia pun gemar melukis binatang purba dinosaurus. Hingga, suatu hari ketika ia dan orangtuanya berlibur ke pantai Devon dan Cornwall, corak lukisannya pun berubah. Sejak itu, ia gemar melukis pemandangan alam, termasuk dua pantai di Inggris yang permai itu.
Tak ketinggalan, Kieron juga mengabadikan suasana kampong halamannya di Holt, Norfolk, Inggris. Dalam waktu singkat, ia mampu menghasilkan beberapa lukisan tentang kota kecil Norfolk. Ia banyak melukis dengan cat air yang memiliki warna-warna lembut. Ia juga mulai menggunakan cat minyak dan pastel.
Picasso dan Seago
Kieron telah dua kali mengadakan pameran lukisan. Sejumlah pengamat lukisan mengemukakan bahwa luksian Kieron sangatlah ajaib. Kemampuannya melukis melebihi rata-rata pelukis, baik yang seusia maupun yang telah dewasa.
Salah satu karya Kieron
Begitu hebatnya karya Kieron, sampai-sampai ia mendapat julukan sebagai “Picasso cilik”. Ia dianggap “menyamai” kehebatan Pablo Picasso, pelukis legendaries dari Spanyol. Namun begitu, Kieron mengagumi pelukis Edward Seago, yang sama-sama berasal dari Inggris. Corak lukisan Kieron memang mirip dengan lukisan Seago.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar